Teknik Me
mbaca Berita yang Tepat
Membaca berita bukan hanya sekadar membaca teks, tetapi juga menyampaikan informasi dengan jelas dan tepat kepada pendengar. Keterampilan ini penting agar pembaca dapat memahami inti berita dan menyampaikannya secara efektif, baik di sekolah, media baru, maupun kehidupan sehari-hari.
Berikut beberapa teknik penting:
- Pahami isi berita
Baca teks berita terlebih dahulu untuk memahami urutan informasi dan inti pesan, sehingga penyampaian lebih runtut dan mudah dipahami.
Urutan informasi biasanya mengikuti struktur: pembuka (lead) yang menjawab apa, siapa, kapan, di mana; isi berita dengan penjelasan lebih detail, kutipan atau fakta pendukung; dan penutup yang merangkum atau menambahkan informasi.
- Gunakan intonasi dan penekanan suara yang tepat
Variasikan intonasi suara naik-turun sesuai makna kalimat. Penekanan kata atau frasa penting tidak berarti berteriak, tetapi membacanya dengan: -
- Artikulasi lebih jelas
- Sedikit lebih lambat
- Nada suara menonjol ringan pada kata inti
Contoh:
“SMPN 19 mengadakan lomba kebersihan lingkungan pada Senin, 20 Januari 2026.”
→ Kata mengadakan lomba kebersihan lingkungan dibaca lebih jelas atau sedikit lebih lambat supaya pendengar menangkap inti berita.
Tujuan: pendengar mudah menangkap fakta penting dan membedakan dengan informasi tambahan.
- Artikulasi jelas dan kecepatan nyaman
Pastikan pengucapan kata terdengar jelas, dan tempo baca tidak terlalu cepat atau lambat, agar pendengar tetap fokus. - Jeda yang tepat
Beri jeda singkat setelah menyampaikan fakta penting atau antar paragraf untuk membantu pendengar mencerna informasi. - Ekspresi wajah dan bahasa tubuh sederhana
Walau fokus utama pada suara, ekspresi ringan dan bahasa tubuh sederhana dapat membantu penyampaian menjadi lebih natural dan menarik. - Ekspresi sesuai isi berita:
- Berita serius → ekspresi tenang dan netral
- Berita bahagia/positif → ekspresi tersenyum ringan
- Hindari ekspresi mengejek, cengengesan, atau berlebihan
- Bahasa tubuh sederhana:
- Posisi tubuh tegak, tidak membungkuk terlalu jauh atau menggeleng-geleng berlebihan
- Gerakan tangan hanya untuk mendukung penekanan kata penting
Tujuan: agar pendengar tetap fokus pada berita dan tidak terganggu oleh ekspresi atau gerakan yang salah.
- Latihan rutin
Membaca berita berulang kali, merekam suara, dan mengevaluasi intonasi, artikulasi, ekspresi, dan bahasa tubuh akan membuat penyampaian semakin lancar dan profesional.
Dengan menerapkan teknik-teknik ini, membaca berita tidak hanya menjadi praktik yang baik, tetapi juga keterampilan hidup yang penting untuk menjadi pembaca cerdas di era digital.
Rujukan: Panduan teknik membaca berita untuk siswa, menurut (https://www.kompas.com/skola/)