Mata Pelajaran: Bahasa Indonesia
Materi: Unsur Pembangun Puisi
Judul Puisi: Ibuku, Rumahku
Bacalah puisi berikut dengan saksama.
Ibuku, Rumahku
Hari masih buta, sarapan telah tersedia,
Ibu lebih dulu terjaga dari mimpi.
Tangannya sibuk menata amunisi penghuni,
punggungnya rapuh, namun tetap tegak berdiri.
Langkahnya sederhana, suaranya nyaris tak terdengar,
matanya tenang meski angin berputar.
Panggilan dan ajakannya selalu meneduhkan,
tegas dan sayang kutangkap bahkan dari amarahnya.
Ada hangat yang memeluk batinku dalam diamnya,
di dekatnya lelah dan takut luruh satu per satu.
Kini kupaham, rumah bukan sekadar dinding dan pintu,
melainkan hati yang kuat sekaligus teduh.
Jika kelak aku tersesat mencari arah hidupku,
aku tahu—ibuku adalah rumahku, tempatku pulang.
Analisis Unsur Fisik
- Diksi (Pilihan Kata)
Tuliskan 3 kata puitis dalam puisi di atas!
a. …………………………………………….
b. …………………………………………….
c. ……………………………………………. - Majas (Gaya Bahasa)
Temukan contoh majas berikut dalam puisi:a. Personifikasi : ………………………………………….
b. Metafora : ………………………………………………. - Rima/Irama (Bunyi)
Tuliskan contoh persamaan bunyi yang kamu temukan!
……………………………………………………………….. - Citraan/Imaji
Sebutkan contoh:
- Citraan penglihatan (visual) : ………………………………
- Citraan perasaan : …………………………………………..
Analisis Unsur Batin
- Tema Puisi
……………………………………………………………….. - Rasa (Perasaan Penyair)
……………………………………………………………….. - Nada (Sikap Penyair terhadap Pembaca)
……………………………………………………………….. - Amanat (Pesan yang Disampaikan)
………………………………………………………………..
Kesimpulan
Tuliskan kesimpulan singkat tentang isi puisi ini!
………………………………………………………………..
………………………………………………………………..
Masih bingung tentang diksi, majas, atau citraan?
Baca materinya di:
🔗 Materi Unsur Pembangun Puisi