Serbuan Serangga Gigi
“Putri, sikat giginya dulu, sayang!” panggil ibu dari dapur.
“Ah, bentar, Bu… lagi seru nih nonton drama Korea,” jawab Putri sambil menatap layar ponsel. Matanya berbinar mengikuti alur cerita yang bikin deg-degan. Camilan kripik kentang setia menemaninya. Hampir satu kantung besar dihabiskannya.
Tak lama kemudian, Putri tertidur di sofa dengan ponsel masih di tangan, tanpa gosok gigi.
Sisa kripik kentang pada giginya menarik kuman bersarang. Saat tidur, giginya mulai terasa nyeri. Nyeri itu semakin nyata ketika ia masuk ke dalam mimpi. Dalam mimpi, Putri berada di dunia miniatur, dan… pasukan serangga kecil dengan gigi tajam menyerbu! Mereka mencubit dan menggigit giginya satu per satu.
“Aduh! Hentikan! Aku nggak mau ompong!” teriak Putri sambil berlari, tapi serangga itu mengejarnya. Beberapa giginya terasa goyah, dan rasa panik membuatnya hampir jatuh ke sungai dengan air yang deras.
Putri mencoba melawan. “Kamu pikir bisa menangin aku begitu aja?!” teriaknya sambil mengambil sikat gigi mini dari tas kecil di punggungnya, lalu melempar pasta gigi ke arah serangga. Beberapa serangga kabur, tapi masih banyak yang mengejarnya. Putri gemetar, panik, dan hampir menyerah.
Ia berhenti sejenak, menenangkan napas, dan mulai berpikir. “Kalau aku menyerang terus, ini nggak akan selesai… harus ada cara lain!” gumamnya.
Putri kemudian berlari ke arah jamur raksasa, melompat ke atas, dan mulai memimpin serangga itu melewati labirin jala-jala sambil menebarkan pasta gigi sebagai “jalan aman.” Serangga yang penasaran mengikuti jalurnya, sehingga giginya aman.
Tapi Putri panik lagi. Ia tersesat berkali-kali di labirin dan hampir menangis. “Ibu! Kakak! Tolong, aku nggak bisa keluar!” rintihnya. Tubuhnya tegang, dan hatinya berdebar kencang.
Ia memicingkan mata, dan akhirnya, di ujung labirin, muncul cahaya hangat dari kejauhan. Ia melompat menuju cahaya itu, dan seluruh pasukan serangga menghilang satu per satu.
Putri terbangun dengan kaget. “Eh, kok aku bisa sampai kamar ya? Aku kan tidur di sofa…?” gumamnya.
“Haha, kamu kayak terbang ke Car Free Day!” goda Alisa sambil membuka tirai.” Ibu bangunkan kamu susah payah agar pindah ke kamar, “ Lanjut sang kakak
Putri kaget, lalu tersenyum lega. “Hah? Kok bisa… mimpi aneh banget!” gumamnya.
“Kenapa bangun-bangun senyum-senyum sendiri?” tanya Alisa heran.
Putri menceritakan mimpinya dengan ekspresi dramatis. “Makanya, gosok gigi dong sebelum tidur!” nasihat Alisa sambil tersenyum. “Kalau nggak, serangga-serangga itu bisa makan semua gigimu… hiii… kamu bisa jadi nenek-nenek ompong di usia muda! Wkwkkwkw.”
“Ih, apaan sih, Kak!” sahut Putri sambil melayang-layangkan bantal kecil ke tubuh kakaknya yang tertawa lepas.
Putri sadar semua ini terjadi karena ia malas sikat gigi sebelum tidur. Dengan cepat, ia mengambil sikat gigi dan mulai menyikat dengan rajin. “Hahaha… hampir saja digerogoti pasukan serangga gigi! Tapi sekarang aku tahu, gosok gigi itu penting banget,” gumamnya sambil tersenyum lebar.
Sejak malam itu, Putri selalu tidak menunda lagi sikat gigi sebelum tidur. Ia tahu, walau drama Korea seru, kesehatan gigi tetap penting supaya mimpi serangga nakal itu tidak terulang!